Kardinal Vatikan mundur usai diduga salahgunakan sumbangan untuk kaum miskin, ‘Saya tidak mencuri satu euro pun’

19 menit dengan lalu Sumber gambar, Reuters Pokok berpengaruh Vatikan, Angelo Becciu, membatalkan diri di tengah skandal keuangan yang menyeret namanya. Namun dia mengungkap bahwa Paus Fransiskus yang memintanya mundur.

Kardinal Vatikan mundur usai diduga salahgunakan sumbangan untuk kaum miskin, 'Saya tidak mencuri satu euro pun'

Kardinal berpengaruh Vatikan, Angelo Becciu, mengundurkan diri di tengah skandal keuangan yang menyeret namanya. Namun dia mengungkap bahwa Paus Fransiskus yang memintanya mundur.

Becciu mengatakan ia dicurigai memberikan uang Gereja kepada saudara-saudaranya. Dia menyanggah melakukan kesalahan itu.

Kardinal Becciu adalah bawahan dekat Paus Fransiskus. Sebelumnya dia memiliki jabatan penting di Sekretariat Negeri Vatikan.

Becciu terlibat dalam transaksi kontroversial saat membeli sebuah bangunan mewah di London, menggunakan dana Gereja. Transaksi yang diklaim sebagai investasi itu belakangan diselidiki tim keuangan Vatikan.

Pengunduran diri dari jabatan semacam yang dipegang Kardinal Becciu betul jarang terjadi. Vatikan tak penuh merinci kejadian ini dalam pemberitahuan yang mereka terbitkan, Kamis (24/09).

“Bapa Suci menerima pengunduran diri lantaran kantor Kongregasi Urusan Penganugerahan Membuat Santo-Santa dan hak-hak terkait dewan kardinal yang diajukan oleh Pokok Giovanni Angelo Becciu, ” begitu pernyataan Vatikan.

Namun kardinal berusia 72 tahun itu mengatakan kepada kedudukan Italia Domani bahwa ia dipaksa mundur karena ia dicurigai menyampaikan uang Gereja kepada saudara-saudaranya.

“Saya tidak mencuri bahkan satu euro pula. Saya tidak dalam penyelidikan tetapi bila saya diadili, saya hendak membela diri, ” kata Becciu.

K ardinal dipecat dan dicabut hak-haknya

“Saya katakan pada Paus: Mengapa Anda melakukan itu kepada saya, di depan seluruh dunia? ”

Kata-kata sedih dari salah satu kardinal paling senior di Vatikan, yang dipecat dan dicabut haknya untuk menjadi Paus berikutnya.

Giovanni Angelo Becciu menjabat sebagai wakil sekretariat negara – kedudukan yang mempunyai akses tak terbatas kepada Uskup Fransisus,. Dia kemudian menjabat sebagai kepala departemen yang memilih santo dan santa.

Namun Kamis (24/09) malam, ia dipanggil menghadiri apa dengan dilaporkan sebagai pertemuan yang lulus tegang dengan atasannya.

Kardinal Becciu mengawasi transaksi kontroversial sebesar €200 juta (Rp3, 4 triliun) buat membeli sebuah properti di London. Uang yang digunakan berasal dibanding dana Gereja, salah satunya gardu sumbangan gereja untuk orang tak mampu.

Laporan lain menuding Becciu membangun rumah sakit di Kota Roma yang kesulitan anggaran. Rumah lara itu mempekerjakan keponakannya.

“Bapa Suci menerangkan bahwa saya menolong saudara-saudara beta dan bisnis mereka dengan kekayaan Gereja, namun saya yakin tidak ada kejahatan yang saya lakukan, ” kata Becciu kepada surat kabar baru Italia, Domani.

Namun sanggahannya tidak cukup.

Langkah ini disebut “gempa di Vatikan. ”

Pemecatannya laksana menunjukkan misteri dan intrik. Hendak tetapi langkah itu merupakan keterangan bahwa skandal dan korupsi yang melanda pemerintahan di seluruh dunia juga terjadi di kalangan pejabat tinggi Tahta Suci.

Siapa K ardinal Becchiu?

Kardinal Angelo Becchiu bekerja di Vatikan sebagai duta karier.

Selama tahun 2011 sampai 2018, ia berperan kuat di Tata usaha Negara dan bertemu dengan Paus Fransiskus setiap hari.

Paus Fransiskus dengan menetapkannya sebagai kardinal pada 2018. Dia diangkat menjadi kepala bagian yang bertanggung jawab menetapkan santo dan santa.

“Langkah ini merupakan gempuran bagi saya, keluarga saya, kaum negara saya. Saya menerima (pengunduran diri) dengan semangat mengikuti (perintah) dan kecintaan saya pada Gereja dan Paus, ” lapor media massa di Italia, mengutip pokok Becciu, Jumat (25/09) pagi.

Apa yang diketahui terkait properti di London?

Masa menjabat sebagai pejabat untuk kesibukan umum, Becciu dikaitkan dengan pembicaraan gedung mewah di daerah pilihan di London.

Blok apartemen di Sloane Avenue dibeli dengan dana Gereja, melalui dana luar negeri serta perusahaan-perusahaan.

Lima staf diskors tahun morat-marit menyusul penggrebekan kantor sekretariat negara Vatikan tahun lalu. Polisi Vatikan juga menyita sejumlah dokumen serta komputer.

Juni lalu, pengusaha Italia, Gianluigi Torzi, ditahan oleh polisi Vatikan karena dicurigai melakukan pemerasan & penggelapan.

Sebelumnya, Kardinal Becciu membela pembelian properti di London itu.

“Investasi dikerjakan untuk gedung itu. Ini jalan yang bagus dan banyak karakter yang iri kepada kami, ” kata Becciu Februari lalu. Dia juga menyanggah bahwa uang yang dipakai termasuk sumbangan untuk orang miskin.

Mengapa mundur serkarang ?

Mundurnya Kardinal Becciu secara mendadak bukan hanya dikaitkan dengan transaksi di London.

Dalam sesi wawancaranya kepada pers, Becciu menyebut Uskup Fransiskus tidak sepakat dana sumbangan untuk orang miskin digunakan untuk keperluan investasi.

Tahun lalu, media mingguan Italia, L’Esresso , menerbitkan laporan dari badan antikorupsi Vatikan yang menuding adanya spekulasi investasi bernilai sekitar US$725 juta.

Kardinal Becciu mau tetap memegang gelarnya walaupun tertinggal dari jabatannya. Namun ia kehilangan hak untuk memilih Paus berikutnya.

Kardinal terakhir yang mundur dan kematian hak pilih adalah Kardinal Keith O’Brien dari Skotlandia. Dia tertinggal pada 2013 saat dikaitkan secara sebuah skandal seks. O’Brien meninggal lima tahun kemudian.