Arab Saudi umumkan umrah bisa dimulai lagi mulai 4 Oktober, Indonesia akan ‘prioritaskan jemaah yang tertunda berangkat’

Diperbarui 37 menit yang lalu Sumber tulisan, EPA Pemerintah Indonesia mengatakan itu akan meminta jemaah umrah yang tertunda akibat pandemi Covid-19 buat diprioritaskan berangkat. Hal ini disampaikan Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama, Nizar, di Jakarta, Rabu (23/09) menyusul pengumuman negeri Arab Saudi bahwa penyelenggaraan ibadah umrah akan dibuka secara berangsur-angsur mulai 4 Oktober.

Arab Saudi umumkan umrah bisa dimulai lagi mulai 4 Oktober, Indonesia akan 'prioritaskan jemaah yang tertunda berangkat'

Pemerintah Indonesia mengatakan mereka akan meminta jemaah umrah yang tertunda akibat pandemi Covid-19 buat diprioritaskan berangkat.

Hal ini disampaikan Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama, Nizar, di Jakarta, Rabu (23/09) menyusul pengumuman pemerintah Arab Saudi bahwa penyelenggaraan ibadah umrah akan dibuka secara berantara mulai 4 Oktober.

“Koordinasi dengan PPIU (Penyelanggara Perjalanan Ibadah Umrah) dan maskapai terus dilakukan. Kita mengambil jemaah umrah yang tertunda menjadi prioritas untuk diberangkatkan, ” kata Nizar.

“Kita juga membahas penerapan adat kesehatan dalam pelaksanaan umrah dalam masa Covid-19 bersama dengan Kemenkes, ” tambah Nizar.

Pihak berwenang di Saudi pada Selasa (22/09) mencanangkan bahwa ibadah umrah bisa balik dijalankan mulai 4 Oktober mendatang, tujuh bulan setelah ibadah itu dihentikan karena pandemi virus corona.

Kementerian Dalam Negeri Saudi mengatakan keputusan ini diambil setelah mencermati situasi di lapangan dan juga untuk mengakomodasi keinginan umat Islam di seluruh dunia yang ingin mengabulkan ibadah ini.

Kantor berita Saudi, SPA, mengatakan bahwa umrah dibuka berangkat 4 Oktober untuk warga Muslim di Saudi sedangkan jemaah dibanding luar Saudi bisa melaksanakan umrah mulai 1 November.

SPA mengatakan kalau tidak semua negara dibolehkan mengirim jemaah umrah untuk sementara tersebut.

Batasi kontak fisik selama jalankan umrah

Tidak dijelaskan dari mana saja, SPA mengucapkan bahwa yang dibolehkan adalah sebab negara-negara tertentu.

Dirjen Penyelenggaraan Haji & Umrah Kementerian Agama RI, Nizar, mengatakan pihaknya masih menunggu terbit dari Saudi terkait negara-negara yang dibolehkan memberangkatkan jemaah umrah.

“Saudi di pengumumannya menyebut akan merilis jadwal negara mana saja yang mau mendapatkan izin memberangkatkan jemaah umrah. Jadi kami masih menunggu terbit dari Kemenkes Saudi. Kami berharap Indonesia termasuk yang mendapat persetujuan memberangkatkan, ” kata Nizar.

Pemberangkatan massa umrah dari Indonesia dihentikan dalam 27 Februari, menurut keterangan Kemenag.

Dikatakan pula, jumlah jemaah umrah akan ditingkatkan secara bertahap dari 6. 000 menjadi 20. 000 mulai hari. Jumlah jemaah 6. 000 per hari setara dengan 30% dari kapasitas normal.

Diharapkan kapasitas bisa dinaikkan menjadi 40. 000 jemaah per hari pada 18 Oktober.

Di fase selanjutnya, Saudi berharap total jemaah ditingkatkan menjadi 60. 000 jemaah per hari mulai satu November, bersamaan dengan diperbolehkannya perkumpulan umrah dari luar Saudi.

Warga Muslim yang menjalankan umrah diminta menerapkan protokol kesehatan seperti memakai masker, menjaga jarak, dan membatasi kontak fisik.

Saudi mengatakan pembatasan umrah hendak dicabut begitu ancaman pandemi virus corona dianggap sudah hilang.

Pandemi memaksa pihak berwenang di Saudi buat membatasi ibadah haji tahun itu.

Biasanya ibadah ini diikuti sebab sekitar dua juta umat Muslim, namun karena wabah, jumlah jemaah tahun ini sangat dibatasi.