Ali Kalora, ‘pimpinan tertinggi’ kaum Mujahidin Indonesia Timur, mati dalam baku tembak

Diperbarui 2 jam yang berserakan Sumber gambar, detik. com Pemimpin kelompok Mujahidin Nusantara Timur (MIT), Ali Kalora, “kemungkinan besar” tewas dalam baku tembak dengan Satgas Madago Raya di wilayah pegunungan desa Astina, Kecamatan Torue, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, Sabtu (18/09).

ali-kalora-pimpinan-tertinggi-kelompok-mujahidin-indonesia-timur-tewas-dalam-baku-tembak-8

Sumber gambar, detik. com

Pemimpin kaum Mujahidin Indonesia Timur (MIT), Ali Kalora, “kemungkinan besar” tewas dalam baku arah dengan Satgas Madago Besar di wilayah pegunungan dukuh Astina, Kecamatan Torue, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Sedang, Sabtu (18/09).

Danrem 132/Tadulako, Brigjen Farid Makruf, selaku Wakil Pengasuh Kendali Operasi Satuan Tugas Madago Raya, membenarkan sudah terjadi kontak tembak itu dan terdapat dua personel MIT yang tewas, lengah satunya diduga Ali Kalora.

“Kemungkinan besar yang mati adalah Ali Kalora & Jaka Ramadhan, hal ini dilihat dari wajah, bentuk tubuh, perlengkapan yang dibawa dan senjata M-16 yang selama ini selalu dibawa, ” kata Brigjen Farid kepada BBC News Nusantara.

“Untuk sisa DPO (Daftar Pencarian Orang), masih 4 orang lagi, Askar (Pak Guru), Nae (Galuh), Ahmad Gazali (Ahmad Panjang) dan Suhardin, ” kata Farid.

Ia memasukkan personel TNI “sedang melayani pengejaran terhadap sisa 4 orang karena diduga kaum yang sudah lama terpisah dan akan bersatu. ”

Brigjen Farid juga mengutarakan Ali Kalora selama ini dianggap sebagai “pemimpin tertinggi, sementara Qatar, wakilnya sudah tertembak di Tokasa pada Juli lalu. ”

Jenazah Ali Kalora dan Jaka Ramadhan, tiba di RS Bhayangkara Palu sekitar jam 04: 00 WITA (03: 00 WIB) dan sedang dilakukan otopsi dan pemungutan sampel DNA, kata wartawan di Palu, Eddy Djunaedy, yang melaporkan untuk BBC News Indonesia.

Sumber tulisan, Eddy Djunaedi

Eddy pula melaporkan data yang diterima, sekitar 40 barang bahan yang didapat termasuk mulia pucuk senjata M16, besar ransel, satu handphone Android, satu bom tarik dan bom molotov. ”

Jenazah Ali Kalora dan Jaka Ramadhan dibawa ke Pemukul dengan pengawalan ketat.

Sumber gambar, Satgas Madago Raya

BBC News Indonesia memperoleh dua foto jenazah di dalam kondisi mengenaskan yang diduga jenazah Ali Kalora serta Jaka Ramadhan. Salah utama jenazah tampak berambut panjang dan menggendong ransel. Dia memeluk senjata tajam yang masih berada di dalam sarungnya. Adapun sepucuk bedil serbu tergeletak di belakangnya.

Sumber gambar, Satgas Madago Sundal

Baca selalu:

Tahun lalu, Pemimpin Jokowi sudah memerintahkan Kapolri dan Panglima TNI untuk mengatasi serangan teror di Sulawesi Tengah.

Dia menodong Kapolri untuk mengusut sempurna pelaku teror hingga ke akarnya. Dia juga memerintahkan Panglima agar mengerahkan pasukannya menjaga kawasan yang menjadi sasaran teror.

Siapa Ali Kalora?

Dia juga ditunjuk sebagai pemimpin kelompok tersebut menyusul diringkusnya pentolan gerombolan Muhajidin Indonesia Timur (MIT) Basri alias Bagong, di tahun yang sama.

Ridlwan Kekasih, pengamat terorisme dari Universitas Indonesia, menilai Ali Kalora tidak memiliki pengaruh sekuat Santoso, yang mampu merekrut puluhan orang.

Artikel ini akan diperbarui secara berkala