Pemerkosaan beramai-ramai perempuan Dalit di India: Kematian korban dari kasta hina picu kemarahan besar

7 menit yang lulus Sumber gambar, Getty Images Seorang perempuan berusia 19 tahun sebab kasta Dalit telah meninggal dunia setelah dia diduga diperkosa menyalurkan oleh empat lelaki dari kasta lebih tinggi, kejadian yang membuat kemarahan besar di India.

Pemerkosaan beramai-ramai perempuan Dalit di India: Kematian korban dari kasta hina picu kemarahan besar

Seorang rani berusia 19 tahun dari susunan Dalit telah meninggal dunia setelah dia diduga diperkosa beramai-ramai oleh empat lelaki dari kasta bertambah tinggi, kejadian yang memicu kemarahan besar di India.

Hawa itu dibawa ke rumah kecil di Delhi dua minggu dengan sejumlah luka serius.

Serangannya berlaku pada tanggal 14 September pada Negara Bagian Uttar Pradesh, India bagian utara. Empat pria telah ditangkap sehubungan dengan kasus tersebut.

Berita tentang kematian korban memicu banyak warga di India buat meluapkan kemarahan melalui media baik dan menuntut keadilan.

Kepada jalan setempat, kepolisian India mengatakan 4 laki-laki itu menyeret korban ke lapangan di Distrik Hathras, dan mereka diduga memperkosanya di kian. Ia mengalami luka berat di serangan seksual itu.

Saudara korban membenarkan berita kematian kepada BBC Hindi dan mengatakan pihak berwenang tak melakukan penangkapan selama 10 keadaan pertama setelah peristiwa terjadi.

“Ia diabaikan sambil menunggu kematian. Dia berjuang hidup selama 14 hari, ” katanya.

Seruan unjuk mengecap nasional

Keluarga objek mengatakan kepada surat kabar Indian Express bahwa terduga utama selalu mengganggu kaum Dalit di wilayah itu.

Peristiwa tersebut juga dikecam oleh partai-partai oposisi di India.

“Pemerintah seharusnya memberikan segala bantuan yang mungkin dilakukan kepada keluarga korban dan memastikan hukuman segera kepada para pelaku dengan mengadili mereka melalui sidang kilat, “kata Mayawati, mantan ketua menteri Uttar Pradesh dan politikus Dalit.

Mantan ketua menteri lainnya, Akhilesh Yadav, mengutarakan pemerintah “tidak peka” terhadap kebiadaban yang dialami perempuan.

Seorang politikus dan aktivis Dalit, Chandrashekhar Azad, mengunjungi korban akhir pekan lalu. Kini partainya menyerukan unjuk rasa skala nasional.

Dalit tergolong jadi salah satu kelompok warga negara paling tertindas di India sebab adanya hirarki sistem kasta Hindu tak mengenal ampun yang menempatkan mereka di lapisan paling kolong.

Meskipun ada undang-undang yang menangani mereka, diskriminasi tetap menjadi realitas setiap hari bagi penduduk lantaran kasta Dalit yang jumlahnya diperkirakan sekitar 200 juta.

Mahasiswi fisioterapi berusia 23 tahun ini dijuluki Nirbhaya porakporanda artinya tanpa takut – oleh media karena berdasarkan undang-undang dalam India, namanya tak boleh disebutkan.

Pemerkosaan dan kekerasan seksual menjadi pancaran di India sejak serangan di Delhi pada tahun 2012 membuat kemarahan besar dan memicu lahirnya undang-undang antipemerkosaan.

Namun belum tersedia tanda-tanda kejahatan terhadap perempuan & anak berkurang.