Nuklir Iran: Stok ‘uranium yang diperkaya’ mencapai ’10 kali dari pemisah yang ditetapkan internasional’

2 jam yang awut-awutan Sumber gambar, EPA Jumlah uranium yang diperkaya (enriched uranium) hak Iran 10 kali lebih penuh dari yang diizinkan perjanjian internasional, kata badan pengawas nuklir PBB. Badan Energi Atom Internasional (IAEA) mengatakan persediaan uranium yang diperkaya Iran telah mencapai 2. 105kg.

File photo showing Iranian President Hassan Rouhani (R) inspecting nuclear technology in Tehran (9 April 2019)

Jumlah uranium yang diperkaya ( enriched uranium ) milik Iran 10 kala lebih banyak dari yang diizinkan perjanjian internasional, kata badan penilik nuklir PBB.

Badan Energi Molekul Internasional (IAEA) mengatakan persediaan uranium yang diperkaya Iran telah menyentuh 2. 105kg.

Iran berulang kala mengklaim program nuklirnya dijalankan buat tujuan damai.

Jumlah uranium tersebut terungkap setelah Iran mengizinkan pengawas IAEA memeriksa salah satu daripada dua bekas situs nuklir yang dicurigai.

Badan tersebut mengatakan akan mengambil sampel di situs kedua pada akhir bulan ini.

Tahun lalu, Iran secara terbuka mengingkari komitmen dengan dibuatnya di bawah perjanjian nuklir internasional, yang ditandatangani pada 2015 oleh Iran, China, Prancis, Jerman, Rusia, Inggris, dan AS.

Iran membikin uranium yang diperkaya melebihi level yang diizinkan- meskipun masih dalam tingkat pengayaan, dan kadarnya sedang jauh di bawah yang diperlukan untuk membuat senjata nuklir.

Langkah tersebut diambil Iran sebagai bentuk ganjaran terhadap sanksi AS yang kembali diterapkan Presiden Donald Trump ketika dia membatalkan kesepakatan.

Untuk membuat senjata nuklir, Iran perlu memproduksi satu. 050kg dari 3, 67% uranium yang diperkaya, kemudian perlu memperkaya lebih lanjut hingga 90% atau lebih, menurut kelompok advokasi dengan berbasis di AS, Arms Control Association.

Pekerja di fasilitas konversi uranium di Isfahan, 30 March 2005

Perjanjian nuklir internasional sebelumnya menetapkan batas 300 kg uranium yang diperkaya dalam bentuk senyawa tertentu (UF6), yang setara dengan 202, 8 kg uranium.

Uranium yang diperkaya kadar rendah ( l ow-enriched uranium ) – memiliki konsentrasi antara 3% dan 5% U-235 porakporanda dapat digunakan untuk menghasilkan target bakar untuk pembangkit listrik. Uranium untuk senjata harus diperkaya 90% atau lebih.

Para ahli mengatakan proses pengayaan bisa memakan waktu periode, jika Teheran memilih untuk melakukannya.

Pasar lalu, Iran mengatakan setuju “dengan iktikad baik” untuk mengizinkan badan pemeriksa nuklir memeriksa situs untuk menyelesaikan masalah terkait dengan perlindungan nuklir.

IAEA sebelumnya mengkritik Iran karena tidak menjawab pertanyaan badan tersebut tentang kemungkinan adanya bahan nuklir yang tidak diumumkan dan kesibukan terkait nuklir di dua kedudukan tersebut, dan menolak memberi akes bagi IAEA untuk memeriksanya.

Dalam maklumat terbaru, pengawas global itu mengatakan Iran telah “memberikan akses pada pengawas badan ke lokasi buat mengambil sampel lingkungan”.

Sampel akan dianalisis oleh laboratorium yang merupakan bagian dari jaringan badan tersebut, tambahnya.

Untuk memutar video ini, aktifkan JavaScript atau coba di instrumen pencari lain