Euro 2021: Para pahlawan penolong pemain Denmark Christian Eriksen saat ambruk di lapangan

24 menit yang berserakan Sumber gambar, Getty Images Sebuah surat kabar Denmark menulis: “Denmark kalah. Akan tetapi nyawa menang. ” Karya itu mengemuka setelah Aliansi Sepak Bola Denmark menyatakan pemain tengah Christian Eriksen “sadar” di rumah lara setelah sempat pingsan kala timnya melawan Finlandia di ajang Euro 2020.

euro-2021-para-pahlawan-penolong-pemain-denmark-christian-eriksen-saat-ambruk-di-lapangan-9

Sumber gambar, Getty Images

Suatu surat kabar Denmark menyusun: “Denmark kalah. Tapi nyawa menang. ”

Tulisan itu mengemuka setelah Federasi Sepak Bola Denmark menyatakan pemain tengah Christian Eriksen “sadar” di rumah melempem setelah sempat pingsan ketika timnya melawan Finlandia di ajang Euro 2020.

Kondisi pemain Inter Milan berusia 29 tahun tersebut sudah “stabil”, menurut pengelola turnamen, Uefa.

Laga Agregasi B yang digelar dalam Kopenhagen itu dihentikan pra turun minum setelah mantan playmaker Tottenham Hotspur tersebut jatuh ke lapangan suket dan diberi perawatan genting.

Tim Finlandia memenangkan pertandingan dengan skor akhir 1-0 setelah langgar dimulai kembali pada 19: 30 waktu setempat.

Para pemain Denmark mendapat aplaus di lapangan tim lawan mereka saat mereka kembali ke lapangan untuk meneruskan permainan.

Kami mencatat bagaimana para pemain, tim medis, dan ofisial memainkan peran mereka dalam menolong Eriksen.

Yang pertama menghampiri awut-awutan Simon Kjaer dan para pemain Denmark

Sumber tulisan, FRIEDEMANN VOGEL/AFP

Tubuh Eriksen yang tiba-tiba ambruk saat menerima bola dari lemparan ke dalam lapangan, sungguh-sungguh merupakan peristiwa menakutkan.

Kapten timnas Denmark, Simon Kjaer, adalah salah satu pemeran pertama yang menghampiri Eriksen. Dirinya juga tampak berupaya melegakan jalur pernapasan Eriksen.

Kegawatan insiden itu nyata terlihat dan para pemeran dari kedua tim mendesak staf medis untuk bergegas.

Selagi Eriksen diresusitasi, rekan-rekan satu timnya membentuk kelompok untuk memberinya privasi zaman 15. 200 penonton pada Stadion Parken, Kopenhagen, & jutaan pemirsa dari berbagai tempat di dunia medium menyaksikan.

Sejumlah pemain sesekali melihat tubuh Eriksen sembari menangis. Beberapa lainnya tampak berdoa.

Pemain Inter Milan berusia 29 tahun tersebut kemudian dibawa menuju panti sakit.

Staf medis kepala ‘Kami melakukan apa yang harus dilakukan’

Dokter timnas Denmark, Martin Boese, menjelaskan bagaimana peristiwa itu berlangsung dalam konferensi pers zaman pertandingan usai.

“Sudah terang dia tidak sadar diri. Ketika saya berada di sisinya, dia bernapas. Aku bisa merasakan denyut nadinya, tapi tiba-tiba keadaan bertukar dan kami langsung memberikannya CPR.

“Pertolongan muncul benar cepat dari tim medis dan seluruh staf dengan kerja sama mereka.. Ana melakukan apa yang kudu dilakukan untuk memulihkan Christian. Dia bicara kepada kami sebelum dia dibawa ke rumah sakit. ”

Tindakan cepat itu dipuji mampu kardiologi olah raga, Guru besar Shanjar Sharma.

Kepada BBC, dia mengatakan kalau “hal yang menyelamakan nyawanya [Eriksen] adalah tindakan medis yang betul urgen dan cepat. ”

Sumber gambar, Stuart Franklin/Getty

Kedua tim melanjutkan perlombaan – ‘Beberapa pemain tidak mampu bermain’

Para pemain timnas Denmark diberikan dua pilihan: menyelesaikan pertandingan suangi itu, atau siang hari keesokan harinya.

Setelah mengikuti kondisi Eriksen baik, mereka memutuskan untuk menyelesaikan perlawanan. UEFA mengatakan pihaknya menyetujui menggelar kembali pertandingan “mengikuti permintaan para pemain kedua tim”.

Kedua tim memutar laga yang tersisa, yakni lima menit terakhir bagian pertama, dan dilanjutkan ronde kedua.

Buat memutar video ini, aktifkan JavaScript atau coba dalam mesin pencari lain

Pelatih tim Denmark, Kasper Hjulmand meneteskan air timbil saat konferensi pers sudah pertandingan.

“Para pemain tidak bisa membayangkan bagaimana itu dapat tidur malam ini dan harus naik bus besok lalu bermain teristimewa. Lebih mudah kembali bertanding dan pilhan terbaik ialah menuntaskannya.

“Sejujurnya. ada pemeran yang benar-benar sudah berhenti. Habis secara emosi dan letih secara emosi. Kurang dari mereka tidak bisa bermain, beberapa lainnya jadi. Kami mencoba melakukan yang terbaik, tapi kami tidak bisa bermain sepak bola daam kondisi seperti tersebut.

“Tidak normal berlaga kala rekan Anda menderita akibat masalah jantung. Sya tak bisa membayangkan bermain laksana itu. Kami akan mengusulkan sesi terapi dan akan ada tenaga yang positif kami.

“Itu adalah malam yang sangat sulit. Kita semua diingatkan tentang hal terpenting dalam hidup. Ini hubungan yang bermakna. Ini adalah soal orang-orang dengan dekat dengan kita. Ini tentang keluarga dan persekutuan, ” ujarnya.

“Semuanya, semuanya, semuanya – semua pendirian ada pada Christian serta keluarganya. ”

Peter Moller dari Asosiasi Sepak Bola Denmark mengatakan kepada Radio Danmarks : “Kami telah menghubungi dia [Eriksen] dan para pemain telah berbahasa dengan Christian. Dia baik-baik saja dan mereka mengangkat laga untuk Christian”.

Baca juga:

Untuk memutar video ini, aktifkan JavaScript ataupun coba di mesin pencari lain

Para penonton juga punya peran

Beberapa besar penonton yang berisi dari pendukung Denmark, Finlandia, dan pihak netral berdiam di dalam stadion walaupun pertandingan tampaknya tidak berlanjut.

Pada satu momen, para-para pendukung Finlandia berteriak “Christian”, kemudian pra pendukung Denmark membalas dengan memekik “Eriksen”.

Ada pula momen kala pendukung Finlandia melemparkan bendera Finlandia ke lapangan biar Eriksen mendapat privasi era dibawa keluar lapangan.

Para-para penonton juga bertepuk tengan sambil bangkit dari status mereka ketika kedua tim nasional kembali ke lapangan untuk memulai pertandingan.

Wasit asal Inggris bertindak cepat

Pemimpin kelahiran Manchester, Anthony Taylor, punya peranan kunci. Cuma dalam hitungan detik setelah Eriksen ambruk, dia cepat meniup peluit dan menodong tim medis bergegas. Eriksen kemudian menerima pertolongan pertama sebelum para pemain diminta meninggalkan lapangan dan sabung ditunda.

Presiden Uefa, Aleksander Ceferin mengatakan: “Saat-saat serupa ini menempatkan semuanya di hidup pada sebuahp erspektif. Saya berharap Christian cepat pulih sepenuhnya dan berharap agar keluarganya memiliki kekuatan dan iman.

“Pada saat-saat seperti ini, persatuan anak sepakbola menjadi begitu kuat dan dia serta keluarganya membawa harapan dan doa-doa terbaik dari semua orang. Saya mendengar fans sebab kedua tim menyebut namanya. Sepak bola itu cantik dan Christian memainkannya secara indah. ”

Pertandingan Grup B lainnya antara Belgia dan Rusia berlangsung pantas jadwal pada pukul 20: 00 waktu setempat, serta Belgia menang telak 3-0.

Bagaimana reaksi pihak lain?

Striker Belgia, Romelu Lukaku, yang mencetak dua lulus, memberikan penghormatan kepada rekan setimnya di Inter Milan saat membuka skor. Dalam hadapan kamera TV, dia berujar, “Chris, aku mencintaimu”.

Setelah laga usai, Lukaku mengatakan: “Saya menikmati laga ini, tetapi bagi beta, ini sulit untuk menikmati permainan, karena pikiran hamba bersama rekan saya satu tim, Christian Eriksen.

“Saya menangis karena saya kacau, tentu saja. Anda melaksanakan momen-momen bersama yang sungguh biasa. Saya menghabiskan bertambah banyak waktu bersamanya ketimbang bersama keluarga saya. Sektarian saya bersama dia, pacarnya, dua anaknya, dan keluarganya. ”

UEFA berharap Christian Eriksen segera pulih sepenuhnya dan ingin berterima kasih kepada kedua tim untuk sikap teladan mereka.

Perhimpunan Eriksen, Inter Milan, mentweet: ” Forza Chris, semua jalan kami bersamamu. ”

Bekas klubnya, Tottenham Hotspur, berbicara: “Cepat sembuh, Christian. Semua keluarga Spurs bersamamu. ”

Bulan lalu, Eriksen berperan saat Inter Milan mengambil gelar pertama mereka dalam Italia selama 11 tahun terakhir, sekaligus musim penuh pertamanya bersama klub itu.

Dia bergabung ke Inter dari Spurs dengan nilai kontrak £16, 9 juta pada Januari 2020.

Pemain yunior Ajax ini menghabiskan tujuh tahun bergabung Tottenham, mencetak 69 lulus dalam 305 penampilan.

Untuk memutar gambar ini, aktifkan JavaScript atau coba di mesin pencari lain

BBC mewartakan laga Denmark-Finlandia tersebut serta meminta maaf setelah menampilkan gambar saat Eriksen dirawat di lapangan.

Seorang juru bicara mengatakan: “Semua karakter di BBC berharap Christian Eriksen segera sepenuhnya pulih.

“Kami meminta maaf kepada siapa pun yang kecewa dengan gambar yang disiarkan.

“Cakupan di dalam stadion dikendalikan oleh UEFA sebagai tuan rumah, dan cepat setelah laga dihentikan, kami menghapusnya secepat mungkin. ”